Takut Terpengaruh Lingkungan, Santri Dayah Darul Huda Masih Sekolah di Pondokan

Pimpinan Dayah Darul Huda Sawang, Tgk Rasyidi A Manaf ketika mengukuhkan Ketua bidang pengajaran dan anggota. ANTARAN / Sudirman Hamid.
Bagikan:

“Demi kebaikan dan menjaga santri dari pengaruh lingkungan, maka ajaran baru tahun 2023 santri Dayah Darul Huda di pondokan,” ujar Tgk Rasyidi Abdul Manaf.

Jurnalis : Sudirman Hamid

ANTARAN|TAPAKTUAN – Malam puncak peringatan 1 Muharram 1445 hijriah/2023 masehi, Dayah Darul Huda Gampong Sawang II, Kecamatan Sawang, Kabupaten Aceh Selatan mengemas beberapa agenda, include ceramah agama, Senin (31/07/2023) malam.

Dalam sambutannya, Pimpinan Dayah Darul Huda, Tgk Rasyidi Abdul Manaf menyampaikan, atas rahmat dan karunia Allah SWT, malam ini kita laksanakan acara puncak peringatan tahun baru Islam 1 Muharram 1445 hijriah. Berbarengan diserahkan tropy kepada santi terbaik sebagai juara-juara lomba di empat cabang.

Baca Juga:  Kawal Hak Pilih Penyandang Disabilitas, Panwaslih Abdya Turun ke Desa-desa

“Malam ini juga, kami kukuhkan para ketua bidang dan anggota untuk kelancaran tugas pengajaran. Memeriahkan acara penutupan, kami hadirkan penceramah Tgk Hafidh Fuddin Al Afza dari Pesantren Thariqatussa’adah, Sigleng, Kecamatan Trumon,” kata Tgk Rasyidi Abdul Manaf.

Tadinya, sebut Tgk Rasyidi yang akrab disapa Abi, alangkah sejuk dan bahagianya hati sebagai orang tua, ketika melihat para santri menjadi juara dan menerima tropy. Ini murni jerih payah dan kegigihan para santri sendiri diiringi bimbingan orang tua masing-masing.

Untuk tahun ini, katanya, Dayah Darul Huda menggelar perlombaan empat cabang, meliputi lomba Qira Atul kutub (baca kitab kuning), lomba juara kelas, hafalan surat dan pidato. Kegiatan ini dimulai sejak 24 sampai 30 Juli 2023.

Baca Juga:  Bupati Aceh Selatan Sambut Kedatangan Kejati Aceh

Dijelaskan khusus tahun ini, pihaknya tidak mengundang santri Pesantren / Dayah lain untuk mengikuti perlombaan karena keterbatasan anggaran dan butuh biaya untuk objek lain.

“Hasil rapat dewan guru, dilingkungan Dayah butuh pembangunan Mushalla santri pria serta akan mengaktifkan penggunaan asrama. Jadi, dasar itu kami melaksanakan kegiatan lomba secara sederhana alias dipadai santri internal,” cetusnya.

Tgk Tasyidi menambahkan, tahun ajaran baru 2023, Dayah Darul Huda fokus memondokkan semua santri termasuk yang masih sekolah. Nantinya para santri akan berangkat ke sekolah dari dayah dan pulangnya kembali pondok.

Baca Juga:  Ini Nama 32 Calon Anggota KIP Abdya Yang Lulus ADM

“Demi kebaikan dan menjaga santri dari pengaruh lingkungan, maka ajaran baru tahun 2023 santri Dayah Darul Huda di pondokan, termasuk santri yang masih sekolah,” ujar Tgk Rasyidi Abdul Manaf.

Amatan antaran, saat ceramah agama disampaikan Tgk Hafidh Fuddin Al Afza, angin kencang dan hujan lebat menerpa, bahkan listrik padam beberapa kali. Namun ratusan pengunjung tidak berisik dan tetap setia mendengar petuah agama.

Tgk Hafidh Fuddin Al Afza mengupas tentang riwayat tahun baru Muharram. Makna hijriah, umat manusia meninggalkan perbuatan dosa dan beralih ke jalan yang benar sesuai ajaran agama dan petunjuk Al Qur’an.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.