Tanpa Papan Nama, Proyek Aspal Goreng di Kota Sinabang Dipertanyakan

Suasana proyek penempelan jalan yang berlubang di pusaran Kota Sinabang Kabupaten Simeulue. ANTARAN/foto ist
Bagikan:

“Kami tidak mengetahui berapa anggarannya sebab pihak PUPR Simeulue hanya mengusulkan ke PUPR Provinsi begitu juga terkait papan informasi anggaran kurang tau yang tau kami sudah di tempel sudah masalah anggaran beberapa kurang tau,” kata Zulfatah.

Jurnalis: Ardiansyah

ANTARAN | SIMEULUE – Kegiatan pengerjaan pengaspalan tambal sulam jalan yang berada di Kota Sinabang, diduga merupakan proyek siluman.

Pasalnya pengaspalan jalan yang berlubang lubang di sekitaran Potongan dan Suka Jaya Sinabang, ibu kota kepulauan penghasil cengkeh itu terlihat asal-asalan.

Baca Juga:  Luapan DAS di Tanjung Raya Semakin Parah, Ini Kata Kadis PUPR Simeulue

Amatan Antaran, aspalnya dilakukan secara manual dan digiling dengan mesin penggiling kecil diduga bertenaga dompeng, anehnya lagi aspalnya diduga di produksi secara manual bukan produk AMP melainkan di goreng kayu bakar.

Menariknya proyek aspal tambal sulam itu tidak diketahui sumber anggarannya dari mana dan tidak memiliki papan plang proyek. Namun informasi yang berkembang pengerjaan tambal sulam itu bersumber dari APBN tahun anggatan 2022 dengan nilai Rp 10 milyar lebih.

Baca Juga:  Terkait Joget-joget, Pemudata Datangi MPU Subulussalam Tuntut Permintaan Maaf Panitia HUT RI

Sejumlah kalangan di Simeulue mempertanyakan proyek dan menduga itu proyek Siluman. Diduga rekanan dan PPK serta konsultan sengaja tidak memasang papan proyek agar tidak terpantau oleh publik dan bisa dilakukan asal asalan saja

Sementara, Kepala Dinas Pengerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Simeulue, Zulfatah, SP, Selasa (14/11/2023) saat dikonfirmasi mengatakan, pihaknya tidak mengetahui berapa anggaran penempelan jalan yang berlubang di pusaran Kota Sinabang Kabupaten Simeulue karena proyek tersebut dari pihak PUPR Aceh.

Baca Juga:  Didukung Maju Pilbup 2024, Deni Irmansah Gelar Silaturrahmi dan Temu Ramah

“Kami tidak mengetahui berapa anggarannya sebab pihak PUPR Simeulue hanya mengusulkan ke PUPR Provinsi begitu juga terkait papan informasi anggaran kurang tau yang tau kami sudah di tempel sudah masalah anggaran beberapa kurang tau,” kata Zulfatah.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.