Tersebar Isu, Pj Gubernur Aceh Diganti, Nama Bustami Hamzah Disebut-sebut

Ilustrasi. ANTARAN/sumber Lombok Post
Bagikan:

“Merebak isu, Pj Gubernur Aceh Achmad Marzuki diganti, nama Sekda Aceh Bustami Hamzah disebut-sebut sebagai pengganti”

Jurnalis: Sudirman Hamid

ANTARAN l BANDA ACEH-Berkembang informasi ke ruang publik, Presiden Republik Indonesia Ir H Joko Widodo melalui Menteri Dalam Negeri (Mendagri) diisukan telah mengganti Penjabat (Pj) Gubernur Aceh, Achmad Marzuki.

Informasi tersebut telah beredar luas di kalangan masyarakat, bahkan telah dipublikasi media. Sumber antaran di Jakarta menyebutkan, isu Pj Gubernur Aceh diganti mengarah kebenaran.

Baca Juga:  Masyarakat Berharap Tim TMMD Dorong Pembangunan Jalan Gayo Lues-Aceh Tamiang

“Bocoran kami terima, rencana itu sudah tercium sejak Selasa. Surat Keputusannya baru ditandatangani kemarin. Agenda pelantikan Pj Gubernur pengganti direncanakan hari ini (Jumat-red), namun Mendagri ada tugas penting lain, sehingga ditunda. Kemungkinan Rabu besok dilantik,” ujar sumber antaran, Jumat (8/3/2024).

Menurut sumber tersebut, Keputusan Presiden (Kepres) pergantian Pj Gubernur Aceh itu ditanda tangani Presiden Jokowi pada Kamis 7 Maret 2024 di Jakarta.

Sejak menggelinding isu Pj Gubernur Aceh diganti, nama Sekda Aceh, Bustami Hamzah disebut-sebut sosok kuat sebagai pengganti. Namun hingga berita ini ditayang, antaran belum berhasil mengkonfirmasi keakuratannya.

Baca Juga:  Andespa dan TCFC Bentrok di Final Barsela Cup lll, Ini Jadwalnya

Sementara itu, tokoh masyarakat Barat Selatan (Barsela), Suprijal Yusuf, SH angkat bicara, katanya, keputusan Presiden Republik Indonesia Ir H Joko Widodo menggantikan Pj Gubernur Aceh adalah kebijakan yang sangat tepat untuk upaya mengharmonisasi antara eksekutif dan legislative.

“Komunikasi dan koordinasi antara eksekutif dan legislatif pemerintah Aceh sedang tidak baik-baik atau kurang harmonis. Solusi menggantikan Pj gubernur oleh presiden sangat arif dan bijaksana,” papar Suprijal Yusuf.

Baca Juga:  Kunker Perdana Pj Gubernur, Peringatan HUT Aceh Singkil ke-25 Jadi Momen Bersejarah

Tentunya langkah ini bermaksud, agar pemerintah Aceh dan lembaga DPRA kembali harmonis dan terjalin kerjasama yang baik untuk membangun Aceh, terutama dalam pengesahan anggaran.

Masih keterangan Suprijal Yusuf, jika memang penggantinya Bustami Hamzah (Sekda Aceh), pihaknya berharap Pj Gubernur Aceh yang baru mampu membangun hubungan, komunikasi dan koordinasi lebih baik dengan semua komponen serta menyingkirkan kepentingan pribadi dan golongan. (*).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.