Tiang Listrik Tumbang di Aceh Selatan, Timpa Pengendara Sepeda Motor, Dua Korban Tewas

Kondisi peristiwa tiang listrik tumbang dan menimpa dua korban di pengunungan Alue Krit, Mutiara, Sawang, Aceh Selatan. Foto: ANTARAN/Istimewa.
Bagikan:

“Benar bang, saya baru mendapat informasi dan laporan tentang tiang listrik tumbang di kawasan Gunung Alue Kriet, Mutiara, Sawang. Dua korban yang tertimpa meninggal dunia,” ujar Nova Suryandaru.

Jurnalis : Sudirman Hamid

ANTARAN | TAPAKTUAN – Tiang listrik penyalur energi saluran tinggi menengah tumbang di kawasan pengunungan Alue Kliet, Mutiara Kecamatan Sawang, Kabupaten Aceh Selatan, akibatnya pengendara yang sedang melintas tertimpa, dua korban tewas terbakar, Rabu (19/4/2023) malam sekira lebih kurang pukul 20.00 WIB.

Baca Juga:  5 Hal yang Perlu Diketahui Sebelum Membeli Router Wifi Sim Card

Informasi berkembang, akibat terlindas tiang listrik tumbang, dua warga yang belum diketahui identitasnya tewas seketika. Tiang listrik yang tumbang memancarkan api hingga menyulut korban.

Kepala Kepolisian Resort (Kapolres) Aceh Selatan, AKBP Nova Suryandaru, SIK yang dikonfirmasi, membenarkan peristiwa tiang listrik tumbang dan menekan dua korban jiwa.

“Benar bang, saya baru mendapat informasi dan laporan tentang tiang listrik tumbang di kawasan Gunung Alue Kriet, Gampong Mutiara, Sawang. Dua korban yang tertimpa meninggal dunia,” ujar Nova Suryandaru.

Baca Juga:  Saat Upacara HUT Abdya ke-21, Pj Bupati : Mari Kembalikan Abdya Menjadi Kota Dagang 

Disampaikan Kapolres, kejadian ini baru saja terjadi. Personel kami sedang di lokasi untuk melakukan identifikasi serta evakuasi korban dan material tiang listrik yang menutupi badan jalan.

“Sejauh ini belum kami ketahui identitas kedua korban beserta alamatnya. Selain suasana malam, kondisi korban juga sulit dikenali akibat mengalami luka bakar, terlintas material listrik dan tersalut api yang bersumber dari aliran listrik,” ungkap Kapolres.

Baca Juga:  Bangun Aktualisasi, Polres Aceh Selatan  Santuni Anak Yatim dan Buka Bersama

Informasi lebih lanjut, tambah Nova Suryandaru, mohon kesabaran dan menunggu hasil indentifikasi dari personel kami. Untuk membantu penanganan kasus ini, kami mohon kepada masyarakat dan pihak keluarga yang mengetahui dan mengenali memberi keterangan, imbuh Kapolres.

“Upaya evakuasi telah rampung, korban di bawa ke RSUD-YA Tapaktuan untuk dilakukan otopsi,” tutup Nova Suryandaru. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.