Tiang Telkom di Bundaran Tugu Kota Blangkejeren Makan Korban

Tiang Telkom di Bundaran Tugu Kota Blangkejeren Makan Korban. ANTARAN/Istimewa
Bagikan:

“Seharusnya pihak Telkom cepat respon dengan kondisi tiang yang berada di tengah jalan. Ini sangat membahayakan pengguna jalan. Cukuplah beberapa kenderaan yang menjadi korban. Kajadian beberapa hari yang lalu sudah bisa menjadi peringat bagi pihak Telkom,” ujar Ikbal.

Jurnalis: Bayu Y

ANTARAN | BLANGKEJEREN – Tiang Telkom yang berada di Tugu Kota Blangkejeren memakan korban, pasalnya satu unit mobil minibus rinsek setelah menabrak tiang milik PT Telkom tersebut, pada Kamis (21/03/2024).

Baca Juga:  Dinsos Aceh Selatan Perkuat Sistem Perlindungan Sosial melalui BIMTEK SIKS-NG

Selain mobil, menurut kabar beredar di media sosial (medsos) beberapa sepeda motor juga ada yang tertabrak tiang Telkom tersebut.

Awalnya tiang Telkom itu berada di dalam pagar bundaran Tugu, sejak direnovasinya Tugu posisi tiang berubah menjadi di luar bundaran. Tepatnya berada di ruas Jalan bundaran Tugu.

Akibatnya, banyak pengendara yang asyik melihat keindahan Tugu yang baru di renovasi mengakibatkan tidak fokus pada tiang yang sudah berada di ruas jalan.

Baca Juga:  THR ASN Cair, Bank Hingga ATM Dipadati Nasabah

Masyarakat seputaran Kota Blangkejeren berharap tiang Telkom yang berada di tengah jalan segera dipindahkan karena sangat membahayakan dikuatirkan akan menyusul korban yang lain. Sebelum ada korban pihak telkom segera memindahkan tiang tersebut.

Ikbal, salah satu warga Kota Blangkejeren sangat prihatin dengan kondisi tiang yang berada ditengah jalan. Dikatakan sebelum ada korban pihak telkom segera memindahkan tiang tersebut.

“Seharusnya pihak Telkom cepat respon dengan kondisi tiang yang berada di tengah jalan. Ini sangat membahayakan pengguna jalan. Cukuplah beberapa kenderaan yang menjadi korban. Kajadian beberapa hari yang lalu sudah bisa menjadi peringat bagi pihak Telkom,” ujar Ikbal.(*)

Baca Juga:  Bantu Pemulihan Ekonomi Korban Banjir, HM Salim Fakhry Bawa 3 Dirjen Kementan ke Agara

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.