Tiang Tumbang Renggut Korban Jiwa, Listrik Padam dan Komunikasi Terganggu

Kondisi peristiwa tiang listrik tumbang di gunung Alue Kriet, Sawang. Foto: ANTARAN/Istimewa.
Bagikan:

“Peristiwa tiang listrik tumbang mengundang keprihatinan masyarakat. Selain menelan korban jiwa, listrik juga padam di beberapa kecamatan. Kondisi gelap gulita dan sulit komunikasi melalui perangkat elektronik,” ujar Suhaimi Salihi.

Jurnalis: Sudirman Hamid

ANTARAN | TAPAKTUAN – Dampak akibat tiang listrik tumbang, lampu padam dalam waktu lama dan komunikasi melalui alat elektronik (handpone) juga terganggu.

Camat Sawang, Suhaimi Salihin mengatakan, akibat tiang listrik tumbang di gunung Alue Kluet, Mutiara, sejumlah kegiatan masyarakat terganggu. Kondisi gelap gulita.

Baca Juga:  Lantunan Tilawah Qori Internasional Berkumandang Saat Pembukaan MTQ ke-36 Di Pulau Haloban

“Peristiwa tiang listrik tumbang mengundang keprihatinan masyarakat. Selain menelan korban jiwa, listrik juga padam di beberapa kecamatan. Kondisi gelap gulita dan sulit komunikasi melalui perangkat elektronik,” ujar Suhaimi Salihi kepada AntaranNews usai terjun ke Tempat Kejadian Perkara (TKP), Rabu (19/4/2023) malam.

Ia menyebutkan, kondisi gelap gulita menimpa kecamatan Sawang, Samadua hingga Gampong Air Berudang kecamatan Tapaktuan. Faktor ini bukan kesalahan pihak PT PLN selaku penyuplai tenaga listrik tetapi murni musibah alam.

Baca Juga:  Hari Pertama Dinas, Plt Sekda Aceh Selatan Sidak Kesiapan Personel

“Selain proses evakuasi korban tertimpa tiang tumbang mengalami kesulitan tadinya, jaringan (signal) seluler juga terganggu karena arus listrik tidak tersuplai. Kendaraan juga sempat antri panjang. Alhamdulilah sudah teratasi dengan baik,” sergah Suhaimi Salihin.

Saat ini, tambah camat Sawang, tinggal menunggu jaringan listrik normal kembali. Harapan kita, pihak PLN lebih cepat melakukan penanganan. Kasihan warga menunggu lama dalam kondisi gelap gulita.

Manager PT PLN (Persero) Rayon Tapaktuan, Mustafa Kamil yang dikonfirmasi mengaku pihaknya sedang berusaha keras memperbaiki tiang tumbang. Material tiang tumbang sudah dibersihkan dari ruas jalan.

Baca Juga:  Bisakah Perang Ukraina Berubah Manjadi Perang Dunia-III?

“Tiang tumbang sudah kami geserkan ke lokasi semula. Saat ini kami sedang menunggu alat (mobil Kren dari Subulussalam untuk sarana mendirikan tiang. Bila tiang sudah didirikan tinggal melakukan penjamperan penyambungan) kembali agar listrik bisa normal secepatnya,” ulas Mustafa Kamil.

Diakui Manager PT PLN Rayon Tapaktuan, akibat tiang tumbang suplai listrik mengalami pemadaman dari Mutiara kecamatan Sawang hingga Air Berudang Tapaktuan. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.