Tiga Stand Aceh Singkil, Pamerkan Produk UMKM Di PKA-8 Banda Aceh

Ketua MAA H Zakirun Pohan bersama Kabid Pendidikan dan Pengkajian H M Yusuf saat mengunjungi stand UMKM Makmur Jaya dan Stand Cabdin Wil. Subulussalam-Singkil. ANTARAN / Helmi
Bagikan:

“Selain jenis jajanan ada juga gula merah aren dan kelapa, tersedia di stand Bumdes Aceh Singkil di arena PKA,”ucap Zakirun.

Jurnalis : Helmi

ANTARAN|SINGKIL – Tiga stand dari Aceh Singkil Ikut berpartisipasi meramaikan PKA ke-8 di Banda Aceh, yang memajang berbagai jenis makanan olahan produk UMKM masyarakat.

Sejumlah stand yang ikut berpartisipasi meramaikan PKA yang mempromosikan produk UMKM Aceh Singkil itu, yakni stand kuliner tradisional, stand Produk Bumdes Aceh Singkil yang diikuti oleh unit usaha BUMK Makmur Jaya Desa Mukti Jaya Kecamatan Singkohor.

Kemudian Stand Cabang Dinas Pendidikan (Cabdin) Wilayah Singkil-Subulussalam, yang berkantor di Desa Ketapang Indah Kecamatan Singkil Utara.

Baca Juga:  Ruas Jalan Lintas Desa Sambay di Selimuti Semak Belukar, Ini Kata Kepala PUPR

Kedua stand ini berada persis disamping lokasi pertunjukan seni lukis, di kawasan Taman Ratu Safiatuddin Banda Aceh. Sementara stan kuliner tradisional Dekranas, berada persis di samping Anjungan Aceh Singkil.

Ketua MAA Aceh Singkil Ustad Zakirun Pohan, SAg MM, terlihat mengunjungi langsung produk jajanan dan makanan olahan yang dikelola masyarakat tersebut, Jumat (10/11/2023) mengatakan, berbagai jenis makanan hasil olahan masyarakat Singkil yang berkolaborasi dengan BUMK Desa Mukti Jaya Kecamatan Singkohor.

Seperti Lokan Badaruk, cemilan yang telah dinobatkan sebagai makanan ter unik se-Indonesia yang sudah dikenal nasional.

Baca Juga:  Memperbaiki Bacaan Alquran Harus Dengan Bimbingan Guru

Kemudian Jamur Krispi, Lele Sale, Lele Serundeng, Sarundeng Lokan. Kemudian ada produk olahan dari nira kelapa dan nira aren yang tidak bisa dikelola semua orang, yakni gula merah.

“Selain jenis jajanan ada juga gula merah aren dan kelapa, tersedia di stand Bumdes Aceh Singkil di arena PKA,”ucap Zakirun.

Disamping itu ada rengginang ubi, keripik bayam, kerupuk gendar yang diolah dari nasi, terang Zakirun.

Semua produk jajanan ini asli olahan masyarakat Singkil dan Singkohor, kata Ririn salah satu pengelola Bumdes Makmur Jaya Desa Mukti Jaya Kecamatan Singkohor.

Baca Juga:  197 PPPK Terima SK, Ini Pesan Pj Bupati Cut Syazalisma

Sementara di Stand Cabdin Wilayah Singkil-Subulussalam memamerkan produk hasil kreatifitas siswa SMK dan SMA. Seperti tempat tisu berbahan kayu, lukisan, serta kaligrafi dan tatakan Handphone.

Kemudian ada juga Lele Sale, jamu sehat produk olahan guru dan siswa, keripik, rengginang bahkan tersedia sambal pecal dan kacang saca ichi.

Zakirun, menyebutkan banyak produk UMKM masyarakat yang memiliki nilai ekonomis tinggi. Sayangnya belum terdata seluruhnya.

Kedepan diharapkan seluruh produk usaha mikro kecil menengah (UMKM) hasil olahan masyarakat bisa seluruhnya didata agar diusulkan dan tercatat sebagai produk makanan yang memiliki sertifikasi halal, harap Zakirun.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.