Tolak Bala, Pemerintah Aceh Tenggara Gelar Zikir Bersama

Penjabat Bupati Drs. Syakir. M.Si (4 dari kanan) ikut zikir dan do'a bersama di Masjid Raya At Taqwa Kutacane, Kamis (23/11/2023). ANTARAN/foto ist
Bagikan:

“Karena itu jangan dilakukan hanya pada malam saja, ini melainkan juga dalam kehidupan sehari-hari, seperti perilaku kita sehingga kita terus dapat memperbaiki diri untuk Kabupaten Aceh Tenggara ini,” ajaknya.

Jurnalis: Fandi

ANTARAN| KUTACANE – Pemerintah Kabupaten Aceh Tenggara menggelar zikir dan doa bersama dalam rangka tolak bala. Kegiatan itu berlangsung di Masjid Agung At-Taqwa, pada Kamis (23/11/2023) malam.

Turut hadir pada acara Zikir dan Do,a bersama tersebut, Plt. Sekda Yusrizal ST, Dandim 0108/Agara Letkol. Inf. Mohammad Sujoko, Kapolres Agara AKBP R. Doni Sumarsono, perwakilan Kajari, Ketua MPU, Bukhari Husni dan seluruh kepala dan staf OPD di lingkungan Pemrintah Kabupaten Aceh Tenggara.

Baca Juga:  Ekonomi Bergeliat Diajang Gasstrack Buntul Nege

Penjabat Bupati Agara, Drs. Syakir, M. Si, pada kesempatan itu, menyarankan Camat dan Forkopimcam untuk menggelar acara yang sama di Kecamatan masing-masing, begitu juga pengulu beserta seluruh jajarannya melaksanakanzikir dan do,a bersama di masjid Kute (Gampong) masing-masing.

“Kegiatan yang diawali dengan Salat Maghrib berjamaah dan membaca Yasin serta doa tolak bala untuk Kabupaten Aceh Tenggara, agar terhindar dari segala marabahaya dan bencana, selalu mendekatkan diri kepada Allah seraya memohon ampunan kepada-Nya,” ujar Pj Bupati Syakir.

Kegiatan ini, bukan hanya acara seremonial semata, sebut Pj Bupati, melainkan supaya menjadi Ikhtibar dan suri tauladan kehidupan yang baik.

Baca Juga:  Gayo Lues Kembali Membara, 40 Rumah Hangus Dilalap Sijago Merah  

“Karena itu jangan dilakukan hanya pada malam saja, ini melainkan juga dalam kehidupan sehari-hari, seperti perilaku kita sehingga kita terus dapat memperbaiki diri untuk Kabupaten Aceh Tenggara ini,” ajaknya.

Lebih lanjut, kata Pj Bupati Syakir, bagi masyarakat Aceh Tenggara terutama warga yang berdomisili di Daerah Aliran Sungai (DAS) dan korban terdampak banjir bandang, malam ini dan malam selanjutnya, hendaknya tetap mewaspadai cuaca ekstrim terutama ketika hujan deras terus mengguyur bagian hulu sungai dan kawasan pebukitan.

Disebutkannya, banjir bandang dan banjir sungai yang terjadi pada November ini dan diawali dengan tingginya curah hujan, memang membuat Aceh Tenggara berduka dan mengalami kerugian yang sangat besar, mulai dari rusak beratnya rumah warga, putusnya jembatan, rusaknya rumah sekolah, sarana ibadah, fasilitas umum, bahkan menyebakan korban jiwa meninggalnya dua warga Agara, merupakan pukulan berat bagi seluruh warga bumi Sepakat Segenep.

Baca Juga:  Geledah Kamar Hunian, Petugas Rutan Singkil Musnahkan Sejumlah Barang Bukti

“Selain kesadaran agar tidak lagi menebang atau melakukan Illegal Logging di hutan lindung dan hutan lainnya, ketaqwaan pada Allah juga perlu ditingkatkan demi terhindarnya Aceh Tenggara dari musibah banjir bandang dan banjir sungai,” demikian katanya.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.