Tujuh Kute di Agara Terendam Banjir

Warga kecamatan Darul Hasanah terlihat berjalan ditengah aliran luapan sungai yang merendam pemukiman penduduk pada 7 Kute, Rabu (9/8) malam. ANTARAN / Amran
Bagikan:

Kendati hanya merendam badan jalan dan pemukiman penduduk serta tak menyebabkan kerusakan pada rumah warga pada tujuh kute.

Jurnalis : Amran

ANTARAN| KUTACANE – Sedikitnya tujuh Kute (desa) di Kabupaten Aceh Tenggara (Agara) terendam banjir, akibat curah hujan yang tinggi dan menyebabkan meluapnya beberapa anak sungai di kecamatan Darul Hasanah, Rabu (09/08/2023) malam.

Kepala Pelaksana BPBD Aceh Tenggara, Nazmi Desky S.KM,M.AP kepada antaran, Kamis (10/08/2023) menjelaskan, tujug kute yang terendam banjir akibat meluapnya sungai Lawe Nimber yang bersumber dari Hutan Taman Nasional Gunung Leuser sekira pukul 21.30 di kecamatan Darul Hasanah yakni, Kute Terutung Kute, Pulo Piku, Pulo Gadung, Kute Ujung, Lawe Setul, Kute Rambe dan Kute Ujung.

Baca Juga:  Perkuat Syariat Islam, Pj Bupati Aceh Selatan Imbau Warga Sambut Tahun Baru Tidak Hura-hura

Berdasarkan laporan warga di sekitar lokasi dan hasil tim TRC BPBD Aceh Tenggara yang turun ke lokasi, banjir yang sempat merendam pemukiman penduduk beberapa kute di kecamatan Darul Hasanah tersebut dan menyebabkan badan jalan lingkar ruas Kabupaten Natam – Mbarung – Kedataran terendam, berawal dari tingginya curah hujan yang mengguyur bagian utara bumi Sepakat.

Tingginya curah hujan, ujar Nazmi, ditambah dangkalnya permukaan dan jebolnya 5 meter tanggul sungai Lawe Nimber menyebabkan air perlahan-lahan meluap ke badan jalan dan ke pemukiman penduduk hingga menyebabkan ketinggian air bercampur lumpur yang masuk ke pemukiman penduduk tujuh kute, tercatat setinggi 40-60 cm.

Baca Juga:  Kajari Nagan Raya Paparkan Capaian Kegiatan Sepanjang Tahun 2023

Kendati hanya merendam badan jalan dan pemukiman penduduk serta tak menyebabkan kerusakan pada rumah warga pada tujuh kute.

“Namun banjir yang diawali dengan hujan lebat yang mengguyur bagian hulu sungai Lawe Nimber, sempat membuat sebagian besar warga was-was menyusul trauma banjir bandang yang meluluh lantakkan kecamatan Darul Hasanah setahun yang lalu,” ujar Kalaksa Nazmi Desky.

Zaini Dahlan, warga Kute Rambe kepada antaran mengaku khawatir mengingat banjir akibat meluapnya sungai Lawe Nimber, pasalnya warga masih trauma mengingat musibah banjir bandang setahun yang lalu yang merengut 2 nyawa warga Darul Hasanah dan ratusan rumah penduduk rusak berat dan rusak sedang maupun rusak ringan serta rusaknya lahan pertanian dan perkebunan petani.

Baca Juga:  Kedapatan Miliki Ganja, Dua Warga Asal Abdya dan Nagan Raya Ditangkap

Sebagian warga pada 7 kute yang direndam banjir juga, sempat panik dan mencari tempat yang lebih tinggi menghindari arus sungai Lawe Nimber yang merendam pemukiman penduduk di bagian barat laut Aceh Tenggara tersebut.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.