Untuk Menekan Stunting, Kadis Kesehatan Nagan Raya Ajak Ibu Hamil Untuk Periksa Kehamilan Secara Rutin 

Salah satu programnya adalah ‘Gerakan Ibu Hamil Sehat di Posyandu’ yang berlangsung di Posyandu Desa Kuala Trang, Kecamatan Kuala Pesisir, Rabu (26/07/2023). ANTARAN / Didit Arjuna
Bagikan:

“Gerakan Bumil Sehat ini merupakan salah satu upaya menurunkan angka stunting di Kabupaten Nagan Raya. Upaya pencegahan stunting harus dimulai dari sebelum kehamilan, masa kehamilan, dan setelah kelahiran,” katanya. 

Jurnalis : Didit Arjuna

ANTARAN|SUKA MAKMUE – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Nagan Raya, Provinsi Aceh lakukan sosialisasi yang bertujuan untuk menurunkan angka stunting.

Salah satu programnya adalah ‘Gerakan Ibu Hamil Sehat di Posyandu’ yang berlangsung di Posyandu Desa Kuala Trang, Kecamatan Kuala Pesisir, Rabu (26/07/2023).

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Nagan Raya, Siti Zaidar mengatakan, salah satu program untuk menurunkan stunting adalah melalui Gerakan Ibu Hamil ke Posyandu. Sehingga program tersebut disosialisasikan.

Pemerintah menargetkan penurunan angka stunting melalui gerakan ibu hamil sehat. Upaya ini termasuk dalam intervensi spesifik stunting sebelum kelahiran.

Baca Juga:  700 Mahasiswa Berbagi Beasiswa Pemko Satu Miliar Lebih

“Target penurunan stunting tahun 2024 adalah 14% dari 24,4% tahun 2021 atau sekitar 3,5% per tahun sesuai dengan target presiden Joko Widodo,” kata Siti Zaidar.

Data Riskesdas tahun 2018, lanjutnya, menunjukkan ada 23% bayi yang lahir di Indonesia dalam keadaan stunting.

Siti Zaidar menambahkan, kalau hal yang menjadi pengaruhi oleh kondisi gizi ibu hamil sejak masa remaja, termasuk tingginya anemia pada ibu hamil dan remaja putri.

“Setelah lahir angka stunting meningkat signifikan pada usia 6-23 bulan sebesar 1,8 kali dikarenakan kurangnya asupan protein hewani serta pola pengasuhan makanan (parenting) yang tidak tepat,” terangnya.

Baca Juga:  Tanpa Rival, Yose Rizal Mouna Kembali Pimpin PP Aceh Selatan

Menurutnya, gerakan Ibu hamil Sehat di Posyandu tersebut, menyasar kepada ibu hamil melalui aktivitas gerakan pemeriksaan ibu hamil minimal 6 kali selama kehamilan termasuk 2 kali dengan dokter dan USG, Semarak Kelas Ibu Hamil (makan bersama, minum tablet tambah darah dan dukungan keluarga/suami).

Untuk itu, dirinya sebagai Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Nagan Raya, mengajak dan menghimbau kepada seluruh ibu hamil yang ada dalam wilayah kerja Puskesmas Padang Panyang untuk memeriksakan Kehamilannya secara rutin dengan alat dan dokter yang kompeten sudah tersedia di Puskesmas.

“Gerakan Bumil Sehat ini merupakan salah satu upaya menurunkan angka stunting di Kabupaten Nagan Raya. Upaya pencegahan stunting harus dimulai dari sebelum kehamilan, masa kehamilan, dan setelah kelahiran,” katanya.

Baca Juga:  Jalan Rusak, Masyarakat Pedalaman Lesten Terpaksa Tandu Warganya Yang Sakit

Kegiatan bumil sehat sendiri menurut Siti Zaidar bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan kepatuhan ibu hamil dalam melakukan pemeriksaan kehamilan, menjaga kesehatan selama hamil, dan meningkatkan pemahaman bagaimana mengelola makan/diet selama hamil.

Dia menambahkan, kegiatan sosialisasi yang dilakukan di Posyandu Gampong Kuala Trang tersebut terlaksana berkat kerjasama dan koordinasi yang baik dengan Geuchik Gampong beserta jajarannya, Kepala Puskesmas Padang Panyang dan Bidan desa yang sudah membantu suksesnya kegiatan.

Kepala Dinas Kesehatan mengaku, untuk Nara Sumber pada kegiatan tersebut dari Dinas Kesehatan Provinsi Aceh.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.