Wabup Dailami : Keliru Perempuan tak Boleh Jadi Pemimpin

Wakil Bupati Bener Meriah, Dailami, Selepas Membuka Kegiatan Sosialisasi Penguatan Kapasitas Peranan Perempuan Calon Anggota Legislatif di Aula Gedung Empu Beru, Komplek Perkantoran Pemkab Bener Meriah, Rabu (08/06/2022). ANTARAN / SYAH ANTONI
Bagikan:

“Selama ini, imej yang telah tertanam di pemikiran masyarakat kita salah satunya adalah anggapan bahwa perempuan tidak pantas menjadi seorang pemimpin. Ini adalah pemikiran yang keliru,” ungkap Wabup Dailami.

ANTARANNEWS.COM,REDELONG – Wakil Bupati (Wabup) Bener Meriah, Dailami secara gamblang menyatakan, adanya anggapan di tengah masyarakat bahwa perempuang tidak pantas jadi pemimpin adalah pemikiran keliru.

“Menurut saya telaah, hanya untuk jadi imam shalat saja perempuang yang tidak dibolehkan. Kalau untuk jadi pemimpin tidak masalah,” kata Wabup Dailimi.

Baca Juga:  Perdana, Komoditi Pertanian Dari Bener Meriah Diangkut Menggunakan Pesawat Kargo

Hal itu disampaikannya saat membuka acara kegiatan Sosialisasi Penguatan Kapasitas Peranan Perempuan bagi Calon Anggota Legislatif Guna Menghadapi Pemilu 2024 yang berlangsung di Aula Gedung Empu Beru, Komplek Perkantoran Pemkab Bener Meriah, Rabu (08/06/2022) kemarin.

Kegiatan tersebut diselenggarakan oleh Badan Kesantuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Bener Meriah dengan tema “Etika dan Budaya Berpolitik Menjadi Pondasi Dalam Berdemokrasi Aman, Damai, serta Bermartabat,”.

Baca Juga:  Personel Polres Aceh Selatan Lakukan Pengamanan Pawai Karnaval

Menurut Dailami, bahwa sekarang waktunya kaum perempuan menjadi seorang pemimpin.

Untuk itu, dirinya berharap pada Pemilu 2024 mendatang, perwakilan perempuan harus banyak di gedung parlemen Bener Meriah.

“Selama ini, imej yang telah tertanam di pemikiran masyarakat kita salah satunya adalah anggapan bahwa perempuan tidak pantas menjadi seorang pemimpin. Ini adalah pemikiran yang keliru,” ungkap Wabup Dailami.

Maka, lanjut Wabup Dailami, kalau masih ada pemikiran seperti harus dibuang jauh-jauh. “Menurut yang saya telaah, hanya untuk imam sholat saja perempuan tidak bisa,” ungkapnya.

Baca Juga:  Akibat Cuaca Ektrim dan Hujan Lebat Tiga Kecamatan di Simeulue Terendam Banjir

Selain itu, Wabup Dailim juga mengingatkan kepada kaum perempuan yang menjadi peserta sosialisasi ini untuk saling mendukung satu dengan yang lainnya.

“Bila nantinya ada diantara ibu-ibu yang hadir disini terpilih menjadi anggota dewan dalam pemilu 2024 harus memperhatikan kaumnya.

Juga sebaliknya yang tidak terpilih harus mendukung yang terpilih dengan terus menjali silaturahmi,” pungkas Dailimi.(*)

Jurnalis : Syah Antoni |Editor : Suprijal Yusuf

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.