Wakil Ketua DPRK Abdya Minta RSUD-TP Pastikan Cukup Anggaran Untuk Ambulan dan Makanan Sehat Bergizi Bagi Pasien

Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Aceh Barat Daya (Abdya), Hendra Fadli SH. ANTARAN / Syamsurizal.
Bagikan:

“Rumah sakit harus pastikan anggaran yang cukup untuk pengolahan dan penyediaan makanan yang higenis dan memenuhi takaran gizi sesuai dengan kebutuhan pasien,” kata Hendra Fadli. 

Jurnalis : Syamsurizal

ANTARAN|BLANGPIDIE – Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Aceh Barat Daya (Abdya), Hendra Fadli SH, dengan tegas meminta pihak Rumah Sakit Umum Daerah Teuku Peukan (RSU-TP) untuk benar-benar berbenah disemua lini, termasuk tentang konsumsi pasien.

Penegasan ini diungkapnya saat pembahasan KUA-PPAS tahun 2024 di ruang rapat DPRK setempat bersama TAPK dan direktur RSU-TP beserta jajarannya, Selasa (8/8/2023) siang tadi.

Dalam rapat ini Hendra Fadli menyorot tentang dua hal yang dianggapnya sangat penting, pertama soal penyediaan makanan bagi pasien dan terkait ketersediaan ambulan yang harus siap pakai kapanpun dibutuhkan oleh pasien.

Baca Juga:  Asisten III Buka Sosialisasi Penyelesaian Akhir Areal PDKS

“Rumah sakit harus pastikan anggaran yang cukup untuk pengolahan dan penyediaan makanan yang higenis dan memenuhi takaran gizi sesuai dengan kebutuhan pasien,” kata Hendra Fadli dalam rapat yang juga dihadiri oleh Sekda Abdya, Salman Alfarisi.

Menyorot tentang dua hal ini, Hendra Fadli mengacu pada hasil Pansus DPRK tahun lalu, dimana dalam Pansus itu didapati bahwa proses pengolahan dan penyajian makanan di RSUTP belum memenuhi standar kebersihan sehingga dirinya menekankan untuk anggaran 2024 tersedia cukup.

Baca Juga:  Jalan Keude Baro-Lama Tuha Layak Diaspal

Bek Peu Jeut-Peu Jeut (jangan asal-asalan), jangan nanti bilang tidak cukup anggaran,” ucapnya.

Kader Partai Aceh (PA) ini juga meminta RSU-TP agar memperhatikan sungguh ketersediaan anggaran untuk penyediaan dan perawatan ambulan sehingga ambulan di RSU-TP selalu dalam keadaan baik dan siap pakai.

“Tentu kita tidak mau ada pasien yang terlantar atau terhambat penanganan ketika perlu merujuk ke luar kabupaten, dan ini cuma karena ambulan tidak dalam kondisi baik. Ini jangan sampai terjadi,” tegasnya.

Dia mengingatkan agar, pihak RSU-TP dalam penganggaran tahun 2024 nanti lebih cermat dan menjadikan hasil Pansus sebagai salah satu acuan.

Baca Juga:  KIP Abdya Ingatkan Warga Gunakan Hak Pilih

“Ini demi perubahan yang lebih baik di masa yang akan datang. Bek roeh le tapeugah ata- ata sot (jangan hal-hal itu saja yang kita bicarakan). Maka kita minta harus ada progres yang lebih baik,” ucapnya.

Menurutnya, sudah menjadi kewajiban rumah sakit agar menerapkan standar kebersihan yang tinggi, jangan sampai lalat bebas berterbangan lalu hinggap pada makanan yang hendak disajikan untuk pasien, ini tentu tidak baik karena mereka membawa bakteri yang menjadi sumber penyakit.

“Intinya jangan sampai orang sakit tambah sakit ketika mengkonsumsi makanan yang disediakan rumah sakit,” katanya.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.