Wali Kota Subulussalam Resmikan Persulukan Baitul Babussalam

Wali Kota, H. Affan Alfian Bintang, SE membuka selubung Papan Nama Alkah disaksikan Dr. H. Ahmad Baqi Arifin, Ketua Pengurus Baitul Ja'far dari Medan, Tgk. Syarifuddin MA Anggota DPRA Aceh dan pejabat lain. ANTARAN/Ist
Bagikan:

Mengapresiasi berdiri persulukan ini, Kepala Dinas Syariat Islam dan Pendidikan Dayah, Hotma Capah, S.Ag berharap menjadi mitra Pemko Subulussalam.

Jurnalis : Khairul

ANTARAN|SUBULUSSALAM – Wali Kota Subulussalam, H. Affan Alfian Bintang, SE resmikan pemakaian Persulukan Alkah Baitul Babussalam, Yayasan Haji Joka Abdul Hamid Padang, Kampong Suka Makmur, Kecamatan Simpang Kiri, Kota Subulussalam, Sabtu (11/11/2023).

Peresmian dalam rangkaian Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW itu ditandai pembukaan papan nama Alkah Baitul Babussalam oleh Affan Bintang didampingi Dr. H. Ahmad Baqi Arifin, Ketua Pengurus Baitul Ja’far asal Medan, Sumatera Utara, H. Abdul Hamid Padang Joka dan sejumlah pejabat lain.

Baca Juga:  THR Untuk PNS dan PPPK di Abdya Mulai Disalurkan

Secara pribadi, Bintang juga memberi bantuan sebesar Rp 5 juta untuk persulukan tersebut. Memberi sambutan, H. Abdul Hamid Padang selaku pengurus yayasan mengatakan, sarana persulukan ini dinilai penting sebagai salah satu media pengembalian peradaban tasawuf. Lalu kegiatan persulukan bisa dilaksanakan waktu dekat.

Wali Kota, H. Affan Alfian Bintang, SE memberi sambutan. ANTARAN/Khairul

Mengapresiasi berdiri persulukan ini, Kepala Dinas Syariat Islam dan Pendidikan Dayah, Hotma Capah, S.Ag berharap menjadi mitra Pemko Subulussalam.

Baca Juga:  Menyongsong Pemilu 2024, ASN Abdya Ikrar Netralitas Pemilu

Dikatakan, bersama 104 masjid, 117 mushalla, enam persulukan dan 33 pondok pesantren di sana, kehadiran persulukan ini juga diharapkan ikut berkontribusi untuk penguatan dan pembinaan akidah umat.

“Pembinaan akidah umat diharapkan bisa semakin baik, sesuai iktikad ahlussunnah wal jamaah,” tandas Hotma Capah.

Dalam tausiyah Maulid Nabi Muhammad SAW, Ust. Rasyid Bancin menguraikan sosok dan ciri fisik Nabi Muhammad yang sempurna sebagai suri tauladan manusia.

Baca Juga:  STAI Tapaktuan Gelar Seminar Parenting Menjadi Orang Tua Hebat Idola Anak

Dijelaskan, ketika Nabi Muhammad tidur, hatinya tidak tidur, meski dua mata di depan tetapi bisa melihat ke belakang, keringatnya lebih wangi dari minyak kasturi, air liurnya obat serta sejumlah keistimewaan lain, seperti pengembala dan pedagang yang jujur.

Selain Wali Kota, Affan Bintang, turut memberi sambutan H. Dr. Ahmad Baqi Arifin, Ketua Pengurus Baitul Ja’far dari Medan. Sebelum makan bersama ‘ala suluk’, anggota DPRA Aceh, H. Tgk. Syarifuddin, MA pimpin doa bersama.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.