Warga Geruduk Kantor, Keuchik di Aceh Selatan Ini Diminta Mundur

Ilustrasi. foto Liputan6.com
Bagikan:

Jurnalis : Sahidal Andriadi

ANTARAN|TAPAKTUAN – Diduga korupsi anggaran Dana Desa (DD), sejumlah masyarakat di Gampong Hulu, Kecamatan Tapaktuan, Kabupaten Aceh Selatan mendatangi kantor Keuchik setempat. Hal tersebut dilakukan warga untuk meminta Keuchik setempat mengundurkan diri dari jabatannya.

Dalam aksi warga gampong Hulu itu, juga membawa poster yang bertuliskan, ‘Disegel, kami warga menuntut keuchik mundur, jangan korupsi Dana Desa, jangan menipu masyarakat’.

Baca Juga:  Satu dari Dua Korban Meninggal Ditimpa Tiang Listrik di Aceh Selatan Diketahui Warga Bakongan Timur

“Berbagai inspirasi telah kami sampaikan, tentu Keuchik Gampong Hulu selama ini tidak mampu dalam mengelola anggaran Dana Desa,” luap salah satu warga Gampong Hulu enggan disebut namanya.

Usut demi usut, hal itu dipicu lantaran keuchik setempat tidak transparan dalam mengelola anggaran Desa yang telah diprogramkan pada tahun 2022 hingga saat belum terealisasikan.

Sementara itu, Keuchik Gampong Hulu, Julizar Iskandar saat ditemui awak media, Kamis (25/05/2023) mengatakan bahwa terkait masalah ini, karena ada warga yang kurang puas lalu dibuat pengaduan ke Kejaksaan, lalu pihaknya sudah dipanggil ke Kejaksaan untuk diproses.

Baca Juga:  Bersama Warga, Personil TNI Polri Aceh Selatan Laksanakan Jumat Bersih

Dikatakan, total anggaran ketahanan pangan itu berjumlah total Rp 91 juta, tetapi belum terealisasi, program tahun 2022 lalu. “Namun warga sudah menuntut kantor ini untuk disegel,” kata Julizar Iskandar.

Lebih lanjut, kata Julizar Iskandar, dalam perbelanjaan tidak mungkin habis sebanyak 91 juta, namun jika timbul keraguan kenapa tidak terealisasi. “Kalau itu tetap dilaksanakan pasti akan jadi temuan, maka lebih baik dikembalikan ke kas negara saja,” demikian pungkasnya.(*)

Baca Juga:  KNRP Aceh : Mencapai Rp 923 Juta, Aceh Selatan Serahkan Donasi Terbesar Untuk Rakyat Palestina

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.