Warga Lama Tuha Terima Bantuan 2,3 Juta Benur Udang

Warga Gampong Lama Tuha, Kecamatan Kuala Batee, Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya), menerima bantuan Rp 2,3 juta benur udang, Sabtu (02/07/2022). ANTARAN / ALFIYAH ZAMZAM
Bagikan:

Jurnalis: Alfiyah Zamzam

ANTARANNEWS.COM|BLANGPIDIE – Warga Gampong Lama Tuha, Kecamatan Kuala Batee, Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya), menerima bantuan 2,3 juta benur udang, Sabtu (02/07/2022).

Bantuan yang disalurkan langsung oleh Keuchik Lama Tuha, Abdullah tersebut, bersumber dari Dana Desa/Gampong (DD) tahun 2022.

Penyaluran bantuan benur udang itu, berlangsung di halaman rumah Kechik setempat, dengan jumlah penerima manfaat tercatat sebanyak 173 Kepala Keluarga (KK).

Baca Juga:  Hadapi MQK-III Aceh, 10 Satri Aceh Selatan Mengikuti Training Baca Kitab Kuning

“Setiap KK kita beri bantuan benur udang sebanyak 13.500 ekor. Benur ini akan dibudidaya ditambak milik mereka masing-masing,” kata Keuchik Abdullah yang akrab disapa Keuchik Dollah itu, kepada antarannews.com, Senin (04/07/2022).

Menurut Kechik Dollah, bantuan benur udang yang disalurkan pihaknya itu, merupakan kegiatan dari program pemberdayaan tahun 2022.

“Bantuan benur udang yang kita salurkan ini, sesuai dengan permintaan warga kita Desa Lama Tuha. Syarat penerima mamfaat harus ada KK domisili di Gampong Lama Tuha,” ungkapnya.

Baca Juga:  Selang Beberapa Hari, Harimau Kembali Terkam Tiga Petani Aceh Selatan

Ditambahkan, Pemerintahan Desa Lama Tuha secara rutin melaksanakan kegiatan pemberdayaan masyarakat setiap tahunnya. Seperti pengadaan benur udang, dan bibit ikan.

Sumber dananya berasal dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Gampong (APBG), yang merupakan bagian 20 persen dari sumber Dana Desa/Gampong (DD), yaitu dari Kegiatan Ketahanan Pangan dan Hewani (KKPH).

Kechik Dollah berharap, dengan adanya bantuan benur udang tersebut, dapat wa mendongkrak pertumbuhan ekonomi warganya.

Baca Juga:  PWO Aceh Selatan Gelar Silaturrahmi, Ini Kata Ketua PWI Aceh Selatan

Sebab, katanya, pendapatan warga Gampong yang berada di pesisir pantai ini, hanya bertumpu dari sektor perikanan, perkebunan sawit dan peternakan.

“Kita berharap kepada warga yang menerima bantuan benur ini, agar serius mengelolanya,” tandas Kechik Dollah.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.