Warga Simeulue Padati Objek Wisata Pantai Layabaung

Suasana di wisata pantai layabaung, Warga Simeulue sedang menikmati suasana pantai Desa Layabaung, Kecamatan Simeulue Barat, Kabupaten Simeulue, Provinsi Aceh, Selasa (25/04/2023). ANTARAN / ARDIANSYAH
Bagikan:

* Wow, di Lokasi Juga Tersedia Lempeng Sagu Lho. ! 

“Pantai wisata Layabaung menjadi incaran warga setiap tahunnya. Saya lihat beberapa hari ini, pengunjung objek wisata ini semakin banyak ” ungkap Darsono. 

Jurnalis : Ardiansyah

ANTARAN|SIMEULUE – Objek wisata Pantai Layabaung yang berada di Desa Layabaung, Kecamatan Simeulue Barat, Kabupaten Simeulue, Provinsi Aceh menjadi incaran warga untuk berwisata bersama keluarga saat libur hari raya Idul Fitri 1444 Hijriah tahun 2023.

Amatan Antaran, Selasa (25/04/2023), ribuan warga tampak menyesaki lokasi objek wisata Pantai Layabaung. Menariknya, kios-kios di Pantai Layabaung tidak hanya menyediakan makan ringan, namun juga menyediakan makanan khas Kabupaten Simeulue seperti tabaha bonol atau disebut “Lempeng Sagu Rumbia”.

Baca Juga:  Bulan Ramadhan, Pemkab Aceh Selatan Himbau ASN Perbanyak Ibadah dan Pupuk Kesabaran

Selain itu, kios – kios yang berada di lokasi objek wisata tersebut juga menyediakan sate khas Simeulue seperti Sate Lokan dan Sate Siput Bakao. Nah, bagi anda yang berminat berwisata ke Pantai Layabaung ini, anda hanya butuh waktu tiga jam dari kota Sinabang Ibukota Kabupaten Simeulue menuju lokasi.

Darsono, salah seorang pengunjung wisata Pantai Layabaung kepada Antaran mengatakan, ia tertarik berwisata ke pantai tersebut dikarenakan pemandangan pantainya yang sangat indah. Karenanya, setiap tahun di hari-hari besar objek wisata ini menjadi incaran warga Simeulue untuk berwisata bersama keluarga dan kerabat.

Baca Juga:  127 Anak PAUD Kluet Tengah Diwisuda

“Pantai wisata Layabaung menjadi incaran warga setiap tahunnya. Saya lihat beberapa hari ini, pengunjung objek wisata ini semakin banyak ” ungkap Darsono kepada Antaran, Selasa (25/04/2023).

Darsono mengaku, para pengunjung betah di lokasi wisata tersebut karena dimanjakan dengan keindahan pantai dan pasir pantainya yang putih. Selain itu juga para pedagang di lokasi wisata ini menyediakan makanan ringan serta makanan khas Simeulue seperti Tabaha Bonol yang terbuat dari sagu Rumbia atau disebut “Lempeng Sagu Rumbia”.

Baca Juga:  Disbudpar Aceh Gandeng PWI Sosialisasi dan Promosi PKA VIII

“Ia benar, ada tersedia makan khas Simeulue Tabaha Bonol Sagu Rumbia atau di sebut dalam bahasa Indonesia Lempeng Sagu Rumbia. Selain itu juga tersedia makanan-makanan ringan lainnya,” tutupnya.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.