Warga Tanjung Raya Keluhkan Abrasi Sungai Yang Sudah Semakin Parah

Kondisi abrasi di belakang rumah warga Desa Tanjung Raya, Kecamatan Teluk Dalam, Kabupaten Simeulue. ANTARAN / Foto Warga Desa Tanjung Raya
Bagikan:

“Apabila tidak segera ditangani maka satu persatu rumah kami akan di bawah arus sungai apabila terjadi hujan besar,” kata Hasbi salah seorang warga setempat.

Jurnalis : Ardiansyah 

ANTARAN|SIMEULUE – Warga Desa Tanjung Raya, Kecamatan Teluk Dalam, Kabupaten Simeulue mengeluhkan abrasi sungai yang sudah semakin parah dan mengancam keselamatan warga yang tinggal dipinggir aliran sungai Desa setempat.

Mereka meminta dan berharap kepada Pemerintah Daerah melalui dinas terkait agar segera mencari solusi terkait abrasi sungai yang berada di belakang rumah warga dari 10 KK ini. Sebab, apabila tidak segera ditangani maka pinggiran sungai tersebut akan terus terkikis oleh hantaman air sungai.

Baca Juga:  Jumlah Antrian Pasien Sistem Online Tertinggi, RSUD-YA Tapaktuan Berhasil Raih Peringkat 1 Se-Sumut dan Aceh

Salah seorang warga Desa Tanjung Raya Hasbi kepada antaran, Sabtu (08/07/2023) mengatakan, pihaknya meminta dan berharap kepada Pemerintah Daerah melalui dinas terkait agar segera mencari solusi terkait abrasi sungai yang berada di belakang rumah mereka yang semakin parah ini.

“Apabila tidak segera ditangani maka satu persatu rumah kami akan di bawah arus sungai apabila terjadi hujan besar,” kata Hasbi salah seorang warga setempat.

Baca Juga:  Keren, 135 Atlet POPDA XVII Aceh Selatan Masuk BPJS Ketenagakerjaan

Sebenarnya, lanjut Habis, abrasi sungai ini sudah lamah terjadi, namun dari tahun ketahun belum juga adanya tindak lanjut. “Yang kami takutkan terjadi air sungai meluap saat hujan besar maka pinggiran sungai terus-terusan terkikis dan bisa-bisa mengancam keselamatan kami,” kata Hasbi.

Ia juga mengaku sudah berulang kali mengajukan permohonan dan harapan kepada Dinas PUPR dan BPBD setempat terkait abrasi sungai ini untuk segera di cek ke lokasi dan dicari solusi, namun sampai saat belum ada suatu tanggapan.

Baca Juga:  Didukung 18 Cabor, Romi Syah Putra Daftar Balon Ketua KONI Abdya

“Kami berharap ada solusi dan perhatian dari pemerintah daerah terkait abrasi ini, panjangnya abrasi sungai ada sekitar 120 meter selain itu satu bangunan Pustu Desa yang juga berada di tepi sungai tersebut,” pungkas Hasbi.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.