Warga Terdampak Banjir Bandang Ladang Rimba, Aceh Selatan Butuh 524 Kompor Gas

Suasana Ladang Rimba, Trumon Tengah, Aceh Selatan pasca diterjang banjir bandang. ANTARAN / Dokumentasi Antaran.
Bagikan:

“Pasca banjir bandang, alat memasak berupa kompor gas milik warga rusak. Saat ini dibutuhkan 524 unit kompor gas,” kata Camat Trumon Tengah.

Jurnalis : Sudirman Hamid

ANTARAN|TAPAKTUAN – Banjir bandang yang menerjang Gampong (desa) Ladang Rimba, Kecamatan Trumon Tengah, Kabupaten Aceh Selatan, Provinsi Aceh, pada Senin (20/11/2023) malam menimbulkan kerusakan berbagai fasilitas dan infrastruktur.

Camat Trumon Tengah, Lukman Hakim mengapresiasi pemerintah daerah yang cepat melakukan penanggulangan darurat sebagai upaya pemulihan. Sinergitas dan aksi pemulihan akan berlanjut dengan tindakan rehabilitasi dan rekonstruksi diberbagai sektor.

Seiring akan berakhirnya penanggulangan darurat pada 14 Desember 2023, masyarakat terdampak membutuh peralatan memasak untuk kelangsungan aktivitas dapur rumah tangga.

Baca Juga:  Tindakan Darurat, Jaringan Air Bersih Mulai Berfungsi di Lokasi Banjir Bandang Ladang Rimba

“Pasca banjir bandang, alat memasak berupa kompor gas milik warga rusak. Saat ini dibutuhkan 524 unit kompor gas. Kami sudah melaporkan perihal tersebut kepada pimpinan,” kata Camat Trumon Tengah kepada antaran, Selasa (12/12/2023).

Ia menyebutkan, sebanyak 524 unit kompor gas, tabung elpiji dan regulator itu sudah termasuk enam unit untuk cadangan. Kendatipun demikian, pihaknya terus melakukan pendataan akurat.

Penjabat (Pj) Bupati Aceh Selatan, Cut Syazalisma, S. STP yang dikonfirmasi melalui Asisten II Setdakab, Willy Cahyadi Darwin menyebutkan, kebutuhan mendesak berupa kompor gas yang dilaporkan camat Trumon Tengah sedang diupayakan secepatnya.

Baca Juga:  Hadiri Panen Padi Perdana, Pj Bupati Simeulue Serahkan Mesin Perontok Padi

“Sebanyak 524 unit kompor gas sedang diusahakan. Bapak Pj Bupati sudah mengintruksi untuk menyiapkan selengkap-lengkapnya kebutuhan mendesak masyarakat Ladang Rimba. Kasihan warga yang tertimpa musibah belum normal menggais rezeki untuk memenuhi kebutuhan,” ujar Willy Cahyadi Darwin.

Menurut Asisten II, 524 unit kompor gas plus tabung elpiji dan regulator yang diusulkan, sudah tersedia 300 unit. Sisanya berjumlah 224 unit lagi sedang diusahakan secepatnya. Bapak bupati sama sekali tidak menginginkan warga terdampak banjir bandang Ladang Rimba kecewa.

Adapun 300 unit kompor gas yang tersedia bersumber dari Kemensos RI sebanyak 200 unit dan akan disumbangkan KOPRI Aceh Selatan 100 unit. Bukan hanya itu, Pemerintah Aceh Selatan sudah mengusulkan bantuan rehabilitasi dan rekonstruksi ke Pemprov Aceh dan pemerintah Pusat.

Baca Juga:  Peduli Bencana, DPC KAI Aceh Selatan Salurkan Bantuan Kepada Korban Banjir di Aceh Selatan

“Alhamdulillah, bapak Pj Gubernur Aceh sangat merespon dan menanggapi serius penanganan banjir bandang Ladang Rimba dengan memfasilitasi rapat terpadu bersama 10 instansi di Banda Aceh pada Rabu, 6 Desember 2023 kemarin,” Ungkap Willy Cahyadi Darwin.

Sebagai bukti nyata, sambung Willy Cahyadi, Dinsos Aceh sudah menyalurkan sebanyak 2 ton beras. “Untuk bantuan lain, sebagai tindak lanjut rehabilitasi dan rekonstruksi tentu butuh proses dan akan terakomodir pada tahun 2024 yang tidak lama lagi akan tiba,” terang Willy Cahyadi Darwin.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.