Yayasan Herry Center Jemput Warga Terlantar di RSUD-YA Tapaktuan

Kabid pelayanan medik RSUD-YA Tapaktuan, dr. Ikram (berpakaian dinas) menyerahkan wanita tanpa identitas kepada pihak keluarga dan Yayasan Herry Center saat penjemputan. Foto: ANTARAN/Dokumentasi
Bagikan:

“Sesampai di rumah sakit ini kami diarahkan menjumpai Kabid Yanmed (dokter Ikhram), setelah mendapatkan pengarahan dari Kabid Yanmed kami langsung membawa pulang warga tersebut,” kata Reza Somasi sapaan akrabnya.

Jurnalis : Syamsulrizal

ANTARAN|BLANGPIDIE – Seorang warga Gampong Ie Mirah, Kecamatan Babahrot, Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) dilaporkan terlantar di Rumah Sakit Umum Daerah Yuliddin Awai (RSUD-YA) Tapaktuan, Kabupaten Aceh Selatan.

Mendapatkan informasi tersebut, Yayasan Herry Center bergerak cepat menjemput warga Abdya yang dikabarkan terlantar tersebut menggunakan ambulans Herry Center, Selasa (04/04/2023).

Baca Juga:  Rutan Kelas IIB Tapaktuan Kembali Laksanakan Razia Kamar Hunian WBP, Ini Barang Yang Ditemukan Petugas

Salah seorang pengurus Herry Center, Reza Mulyadi saat dijumpai di RSUDYA mengaku, pihaknya merasa prihatin atas kejadian tersebut.

“Karena itu kita berinisiatif menjemput, pagi ini tadi kami sebelum ke RSUDYA ini menjemput dulu keluarga warga yang terlantar ini,” kata Reza Mulyadi.

Setelah menjemput keluarga, lanjutnya, pihaknya menggunakan mobil ambulans Herry Center langsung menuju ke RSUD-YA.

“Sesampai di rumah sakit ini kami diarahkan menjumpai Kabid Yanmed (dokter Ikhram), setelah mendapatkan pengarahan dari Kabid Yanmed kami langsung membawa pulang warga tersebut,” kata Reza Somasi sapaan akrabnya.

Baca Juga:  Salman Alfarisi Bersilaturahmi Dengan Ketua DPD Partai Ummat Abdya

Pada kesempatan itu, Reza mengakui warga yang tersebut saat dijumpai dalam kondisi sehat dan baik-baik saja. “Saat kami jemput yang bersangkutan dalam kondisi sehat, dan saat ini kami langsung menuju pulang ke Abdya,” kata Reza.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, petugas rumah sakit RSUDYA menemukan seorang ibu tanpa identitas dalam kondisi tergeletak dan lemas di lingkungan setempat.

Petugas berusaha membangunkan wanita itu yang dipikir tidur sembarangan. Dipanggil-panggil tidak ada respon. Kemudian petugas membawa ibu tersebut UGD untuk mendapatkan perawatan.

Baca Juga:  TKI Asal Aceh Selatan Kecelakaan Kerja di Malaysia, Saat Ini Jenazahnya Sudah Tiba Pasie Raja

Untuk mempermudah melakukan pencarian dan pelacakan identitas wanita tersebut, pihak RSUD-YA telah mencek sidik jari korban di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Aceh Selatan.

Hasil dari pengecekan sidik jarinya, wanita yang ditemukan tergeletak tanpa identitas itu diduga bernama Salma beralamat di Padang Hilir, Kecamatan Susoh, Kabupaten Abdya.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.