BYD Atto 1 menjadi mobil terlaris di Indonesia pada September 2026 setelah mencatatkan penjualan 4.840 unit, menurut laporan yang dihimpun oleh Inforiau dari data industri otomotif, 26 Oktober 2026. Hasil itu menandai pergeseran pasar karena mobil listrik mulai menempati puncak daftar penjualan.
Peringkat penjualan dan angka
Daftar 20 mobil terlaris pada bulan tersebut menempatkan beberapa model tradisional di posisi atas, namun pembaruan industri menunjukkan dominasi segmen listrik mulai menguat. Posisi dua hingga lima ditempati oleh kendaraan niaga dan keluarga: Daihatsu Gran Max Pick Up (4.145 unit), Toyota Kijang Innova Reborn dan Zenix (masing-masing 4.143 unit), Toyota Avanza (3.872 unit), dan Jaecoo J5 EV (3.276 unit).
| Posisi | Model | Penjualan (unit) |
|---|---|---|
| 1 | BYD Atto 1 | 4.840 |
| 2 | Daihatsu Gran Max Pick Up | 4.145 |
| 3 | Toyota Kijang Innova Reborn / Zenix | 4.143 |
| 4 | Toyota Avanza | 3.872 |
| 5 | Jaecoo J5 EV | 3.276 |
Karakteristik BYD Atto 1
Inforiau menyebutkan spesifikasi teknis BYD Atto 1 yang menjadi salah satu faktor daya tarik konsumen. Model ini menawarkan kapasitas baterai antara 30,08 kWh hingga 38,88 kWh, torsi maksimum 135 Nm, dan klaim jarak tempuh hingga 380 kilometer menurut standar NEDC. Bentuknya yang kompak disebut praktis untuk mobilitas perkotaan, terutama bagi konsumen muda yang mencari kendaraan berbasis baterai.
Segmen lain yang masih kuat
Meski mobil listrik mulai menanjak, segmen kendaraan niaga ringan dan keluarga tetap menunjukkan performa kuat. Nama-nama seperti Suzuki Carry, Daihatsu Gran Max, dan model SUV/kompak seperti Suzuki Fronx masih hadir di daftar 20 besar, memperlihatkan permintaan yang stabil untuk kendaraan niaga dan keluarga.
- Mobil listrik kini masuk ke jajaran teratas penjualan nasional.
- Kendaraan niaga seperti Gran Max dan Carry tetap menjadi andalan pelaku usaha.
- Beberapa model listrik lain, termasuk Jaecoo J5 EV, menunjukkan kenaikan penjualan signifikan.
Menurut Inforiau, data tersebut merupakan kompilasi dari laporan industri otomotif untuk periode September 2026, yang menggambarkan kompetisi antara kendaraan listrik, kendaraan niaga, dan mobil keluarga di pasar nasional.