Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat premi lanjutan asuransi jiwa dari segmen perorangan mencapai Rp33,86 triliun hingga Agustus 2026, sementara premi produksi baru pada segmen yang sama sebesar Rp28,88 triliun, menurut keterangan tertulis OJK yang disampaikan pada Rapat Dengar Komisi (RDK) OJK.
Kontribusi segmentasi premi
Data OJK menunjukkan bahwa segmen perorangan menjadi penyumbang terbesar bagi pendapatan premi lanjutan dan premi produksi baru dalam industri asuransi jiwa. Sebaliknya, segmen kumpulan mencatat pendapatan premi lanjutan sebesar Rp6,63 triliun dan premi produksi baru Rp14,40 triliun hingga Agustus 2026.
Peranan segmen kumpulan
Meski kontribusi segmen kumpulan terhadap premi lanjutan dan perolehan baru lebih kecil dibanding segmen perorangan, OJK menilai segmen kumpulan tetap penting dalam pengembangan bisnis asuransi jiwa. Menurut Ogi, segmen kumpulan berperan dalam akuisisi bisnis baru terutama melalui perlindungan yang diberikan kepada karyawan perusahaan.
Dalam keterangan yang sama Ogi menjelaskan bahwa pengembangan produk asuransi kumpulan yang lebih fleksibel dan sesuai kebutuhan perusahaan menjadi peluang pertumbuhan. OJK mencatat peran perlindungan karyawan sebagai salah satu pendorong permintaan premi produksi baru pada segmen kumpulan.
Angka inti industri hingga Agustus 2026
Ringkasan angka yang disampaikan OJK per Agustus 2026 adalah sebagai berikut:
- Premi lanjutan segmen perorangan: Rp33,86 triliun
- Premi produksi baru segmen perorangan: Rp28,88 triliun
- Premi lanjutan segmen kumpulan: Rp6,63 triliun
- Premi produksi baru segmen kumpulan: Rp14,40 triliun
| Segmen | Premi lanjutan (Rp) | Premi produksi baru (Rp) |
|---|---|---|
| Perorangan | 33,86 triliun | 28,88 triliun |
| Kumpulan | 6,63 triliun | 14,40 triliun |
Sikap OJK dan prospek segmen
Ogi menyatakan kedua segmen masih memiliki prospek pertumbuhan. Ia menekankan pentingnya inovasi produk, khususnya pada asuransi kumpulan yang lebih fleksibel dan menawarkan manfaat sesuai kebutuhan perusahaan, termasuk manfaat kesehatan dan perlindungan bagi karyawan.
Catatan OJK ini disampaikan melalui lembar jawaban tertulis pada RDK OJK yang dilaksanakan Rabu, 21 Oktober 2026.
Angka-angka yang dipublikasikan OJK menggambarkan diferensiasi peran antara segmen perorangan dan kumpulan dalam industri asuransi jiwa nasional—di mana segmen perorangan mendominasi aliran premi lanjutan dan produksi baru, sementara segmen kumpulan tetap menjadi saluran penting untuk akuisisi bisnis baru melalui skema perlindungan karyawan.