PT Mobil Anak Bangsa (MAB) belum menghadirkan mobil listrik mungil Solarky Sun V dalam pameran Periklindo Electric Vehicle Show (PEVS) 2026 di JIExpo Kemayoran, Jakarta, Kamis, 29 Oktober 2026. Perusahaan masih menunggu pasokan komponen dari mitra otomotif asal China sebelum memulai perakitan kendaraan tersebut di fasilitas MAB.
Solarky Sun V merupakan hasil kerja sama MAB dengan perusahaan otomotif China. Dalam skema itu, MAB menangani legalitas dan proses homologasi, sedangkan perakitan kendaraan direncanakan memakai pola Completely Knocked Down (CKD) di dalam negeri.
Perakitan menunggu pasokan CKD
Chief Executive Officer PT MAB, Kelik Irwantono, mengatakan komponen yang dibutuhkan untuk perakitan belum dikirim oleh perusahaan mitra. Karena itu, kendaraan yang dirancang untuk mobilitas perkotaan tersebut belum dapat ditampilkan di PEVS 2026.
“Mereka ada rencana untuk melakukan perakitan di tempat kita. Tetapi homologasi dan sebagainya memang kita yang tangani waktu itu. Saat ini kita sedang menunggu CKD-nya dari mereka,” ujar Kelik Irwantono, Chief Executive Officer PT MAB.
Solarky Sun V menggabungkan baterai berjenis Lithium Iron Phosphate (LFP) dengan panel surya yang ditempatkan di atap. Panel tersebut dirancang untuk membantu menambah jarak tempuh kendaraan, selain pengisian melalui sumber listrik konvensional.
Dimensi dan sistem penggerak
Berdasarkan spesifikasi yang dipaparkan, kendaraan ini memiliki panjang 3.150 milimeter, lebar 1.491 milimeter, dan tinggi 1.590 milimeter. Ketika panel surya terpasang, tinggi kendaraan menjadi 1.700 milimeter. Jarak sumbu rodanya tercatat 2.070 milimeter, sedangkan jarak terendah bodi dari permukaan jalan mencapai 190 milimeter.
| Komponen | Spesifikasi |
|---|---|
| Motor listrik | 15 kW atau sekitar 20 TK |
| Torsi maksimum | 85 Nm |
| Penggerak | Roda belakang atau RWD |
| Kecepatan maksimum | 80 km/jam |
| Baterai | LFP 10,214 kWh |
| Jarak tempuh | Hingga 151 km |
Kinerja yang dipaparkan
Motor listrik berdaya 15 kW pada Solarky Sun V menggerakkan roda belakang melalui konfigurasi Rear Wheel Drive (RWD). Sistem tersebut menghasilkan torsi maksimum 85 Nm, sementara kecepatan kendaraan dibatasi hingga 80 km/jam.
Untuk akselerasi dari posisi diam hingga 50 km/jam, kendaraan ini membutuhkan waktu sekitar enam detik. Baterai LFP berkapasitas 10,214 kWh disebut mampu menyediakan jarak tempuh hingga 151 kilometer. Spesifikasi itu menempatkan Solarky Sun V sebagai kendaraan listrik berukuran kompak yang ditujukan untuk penggunaan perkotaan.
- Perakitan lokal Solarky Sun V memakai skema CKD di fasilitas MAB.
- MAB masih menunggu komponen dari mitra otomotif China.
- Kendaraan menggunakan motor 15 kW, baterai LFP 10,214 kWh, dan panel surya di atap.